Pelita - II (1974/75 - 1978/79): pengembangan panas bumi dan penganeka-ragaman hasil pengolahan Migas. | |||
|
Uji produksi di lapangan panas bumi Kamojang. Tahun 1974 merupakan awal pemanfaatan panas bumi di Indonesia. PERTAMINA diberi kepercayaan Pemerintah untuk mengembangkan panasbumi. | Pada tahun 1974 dibangun kilang Cilacap yang mengolah Arabian Light Crude dengan kapasitas 100 ribu barel per hari. Selain untuk memenuhi kebutuhan BBM, juga untuk memenuhi kebutuhan minyak pelumas dan aspal. Pertamina dan Union Oil membangun Liquid Extraction (LEX) plant untuk menghasilkan LPG. Mulai beroperasi pada tahun 1976 dengan kapasitas 125 juta feet kubik standar per hari. |
Kilang LNG Bontang dari udara. Kilang ini dioperasikan oleh PT Badak, usaha patungan PERTAMINA, Total Indonesia dan Huffco. Presiden Soeharto meresmikan kilang ini pada tanggal 1 Agustus 1977. | |
0 komentar:
Posting Komentar